Desa

2 Kades Di OKU Kecewa Tidak Ikut Penilaian Lomba Desa

Kabid Administrasi Pemerintahan dan Kerjasama Antar Desa Husni Thamrin
Kabid Administrasi Pemerintahan dan Kerjasama Antar Desa Husni Thamrin

Kabarsumsel.com, BATURAJA – Lomba Desa Tingkat Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Tahun 2017, yang dilaksanakan pada 5 April hingga 17 April 2017, menyisakan kekecewaan yang cukup mendalam bagi 2 Desa karena tidak ikut penilaian.

Dari 13 Kecamatan di Kabupaten Ogan Komering Ulu, ada dua desa yang tidak dilakukan penilaian yakni Desa Makarti Jaya Kecamatan Peninjauan, dan Desa Lubuk Kemiling Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya (KPR), hal ini yang membuat kekecewaan dan menjadi pertanyaan dikalangan masyarakat setempat.

“kami bukan mempermasalahkan menjadi juara atau tidak, tapi kalau batal dinilai apalah artinya kerja keras kami selama ini, apapun alasannya pihak Kabupaten (Dinas PMD OKU) yang membatalkan penilaian lomba desa ini sangat tidak masuk akal, karena jadwalnya sudah ditetapkan,” kata Wagiso Kades SP3 Makarti Jaya kepada Kabar Sumsel. Minggu (23/4).

Menurut dia, “Informasi yang kami terima jadwal untuk penilaian di desa kami Senin 17 April 2017, namun secara tiba-tiba Jumat kemarin (14/4) di informasikan batal, karena sudah habis waktu padahal pihak Kabupaten yang membuat jadwal, dan inilah yang membuat kami begitu kecewa,” ungkapnya.

Dengan adanya pembatalan penilaian lomba desa ini, warganya benar-benar kecewa.
“kami sebagai pemimpin di desa ini mau ditaruh kemana muka dan harga diri kami, sebab kami selaku Pemerintah Desa sebelumnya sudah bersusah payah mempersiapkan segala sesuatunya yang melibatkan seluruh masyarakat dari jauh-jauh hari, tapi tiba-tiba dibatalkan dengan alasan yang tidak komitmen,” katanya.

Saat ini dikatakannya, pihaknya bersama dengan BPD dan tokoh masyarakat sedang mencari solusi, agar kekecewaan warga dapat terobati.

“Bukan hal yang mudah untuk memberikan pengertian kepada warga dan hal ini bisa jadi bumerang, karena kami bisa dituding yang tidak-tidak oleh warga, seharusnya Dinas PMD OKU, taat dengan jadwal yang sudah di SK kan,” ungkap dia kecewa.

Tidak hanya itu, hal serupa juga dialami Desa Lubuk Kemiling Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya, (KPR) ternyata pembatalan penilaian lomba desa pun terjadi.

“Desa kami juga batal dinilai, padahal jadwalnya hari ini Senin Siang 17 April 2017, dimulai pukul 13.00 WIB, akan dilaksanakan, namun batal, kata Arison warga desa Lubuk Kemiling.

Menyikapi persoalan itu, Kabid Administrasi Pemerintahan dan Kerjasama Antar Desa, Husni Thamrin, mengaku bahwa pembatalan penilaian lomba desa tersebut karena waktunya sudah habis.
“memang benar ada dua desa yang tidak dilakukan penilaian, yaitu desa Makarti Jaya dan desa Lubuk Kemiling, karena waktunya sudah habis,” kata Husni Thamrin.

Pembatalan itu, dijelaskan Husni, sebelumnya sudah di konfirmasi kepada dua desa tersebut agar jadwalnya di majukan pada hari kamis (13/4).

“Berhubung dua desa tersebut tidak siap maka tidak ikut dinilai, karena dari Provinsi batas penyampaian hasil penilaian tingkat Kabupaten harus sudah selesai dan disampaikan ke Provinsi,” terangnya.

Selanjutnya terkait dengan penilaian lomba desa tingkat Kabupaten, pihaknya sudah menyampaikan hasil rangking ke Provinsi pada Jumat kemarin.

“Kamis kemarin sudah kita lakukan perengkingan di 11 Kecamatan yang ikut dinilai, hasilnya yang mendapatkan juara 1 Desa Lubuk Banjar Kecamatan Lubuk Raja, juara 2 Desa Marga Mulya Kecamatan Sinar Peninjauan, dan juara 3 Desa Gunung Kuripan Kecamatan Pengandonan, dan hasil itu sudah disampaikan ke Provinsi,” Jelasnya.

Ketika di singgung apa penyebabnya pembatalan mendadak di dua desa tersebut, pihaknya berdalih pemerintah desa di dua Kecamatan itu tidak sanggup merubah jadwal penilaian.

“Karena mereka tidak sanggup memajukan jadwal pelaksanaan, maka tidak ikut dinilai,” tegas Husni Thamrin berdalih.

(Yan)

Beri Komentar

Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

STIA
To Top