Banyuasin

Atasi Lonjakan Harga Cabai, Diketpan Gandeng TP PKK Banyuasin Buat Program Tanam Cabain Di Pekarangan

Atasi Lonjakan Harga Cabai, Diketpan Gandeng TP PKK Banyuasin Buat Program Tanam Cabain Di Pekarangan

Kabarsumsel.com, BANYUASIN. – Untuk menekan harga cabai yang melonjak dipasar-pasar, dimana sebelumnya hingga mencapai Rp 100 ribu/Kg. Pemkab Banyuasin melalui Dinas Ketahanan Pangan (Diketpan) Banyuasin meluncurkan program Gerakan Tanaman (Gertam) cabai dengan mengandeng TP PKK Banyuasin.

Program ini dituangkan dalam perjanjian kerjasama yang di tandatangani Wakil Ketua TP PKK Banyuasin Karwana Supriono dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Banyuasin Anna Suzanna, sekaligus membagikan 100 polibag bibit cabai kepada masing-masing TP PKK Kecamatan di Gedung Graha Sedulang Setudung, Selasa (22/2) sekitar pukul 10.00 WIB.

Wakil Bupati selaku Plt Bupati Banyuasin Ir SA Supriono mengatakan gerakan tanam cabai sebagai penganekaraman konsumsi pangan melalui Konsep Rumah Pangan Lestari (KRPL) dan langkah yang paling rasional untuk menanggulangi lonjakan harga cabai yang menyebabkan inflasi yang terjadi setiap tahun.

“Salah satu upaya dilakukan sekarang dengan mengalakan gerakan tanam cabai apalagi sampai saat ini masih banyak potensi perkarangan yang belum dimanfaatkan secara optimal. Maka diharapkan dukungan, peran serta, sinergis dari kedua instansi khususnya TP PKK Banyuasin.

Masih dikatakan Supriono jika kesepakatan ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan program melalui peningkatan ketahanan pangan dan gizi keluarga. Untuk itu diharapkan tidak hanya cabai saja, semua kebutuhan Pangan harus di tanam dengan pengoptimalan pemanfaatan perkarangan melalui pemberdayaan kelompok wanita secara terpadu mulai dari Provinsi, Kabupaten, Kecamatan dan Desa.

“Saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang siap berperan aktif mensukseskan program ini,” tuturnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Banyuasin Anna Suzanna mengatakan

komiditi cabai salah satu penyumbang inflasi, sebagai solusi yang ditawarkan dengan meluncurkan program Gerakan Tanam Cabai.

Hanya saja program seperti ini sebelumnya pernah dilakukan bernama KPRL untuk

filed projek di Kecamatan Muara Telang dan Sembawa agar mengoptimalkan perkarangan rumah dengan berbagai macam tanam komoditi pangan dan ternak.

“Iya pogram KPRL itu, kami hanya mengawasi dan memantau perkarangan rumah sejauh mana masyarakat yang memanfaatkan program tersebut,” katanya.

Beri Komentar

Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

STIA
To Top