Ogan Ilir

Diduga Ribut Harta Warisan, Bunuh Saudara Sekandung Ibu

INDERALAYA, Diduga soal harta warisan,dua saudara kandung (Satu ibu)  namun lain ayah terjadi keributan hingga menjurus perkelahian dengan senjata tajam. Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi Sabtu(15/10) sekitar pukul 17.00 Wib di DesaTanjung Lalang Kecamatan PayaramanKabupaten Ogan Ilir (OI). Peristiwayang cukup menggegerkan warga tersebut, antara tersangka Sumardin Bin Yakup(31)  dan korbannya Nasarudin Bin Asmawi(40) keduanya warga Dusun I Desa Tanjung Lalang Kecamatan Payaraman, namunberbeda tempat tinggal.

Menurut Kapolres OI AKBP M Arif Rifai melalui Kasat Reskrim Polres OI AKP Ginanjar, danKapolsek Tanjung Batu AKP  Masri dan  Kanit Reserse Polsek Tanjung Batu IPDAZahirin mengatakan, peristiwa pembunuhan tersebut berlangsung singkat, tersangka Sumardin   melakukan penusukan pada tubuh korban (Kakak) Nasarudin  pada dadasebelah kiri   hanya satu kali dengan senjatatajam berupa pisau.

Diduga tusukan tersebut telak mengenai jantung korban Nasarudin, hingga bersimbah darah dan terkapar di tempat Kejadian Perkara (TKP) Warga yang melihat kejadian tersebut, langsung melaporkan kepetugas Polsek Tanjung Batu. Mendapat laporan tersebut, petugas langsung  menuju TKP dan berhasil menangkapnya sekitar pukul 20.00 Wib.

“Hasil pemeriksaan sementara,  peristiwa pembunuhan tersebut  diduga soal Harta warisan. Selain berhasil menangkap tersangka, petugas kita juga berhasil menyita barang bukti sebilah pisau yangdigunakan tersangka,’’kata Kasat Reskrim .

Masih kata Kasat reskrim,  hasil keterangan dari tersangka, bahwa yang dibunuhnya adalah saudara kandungnya,namun lain ayah ,’’Aku satu ibu dengan Nasarudin , tapi beda ayah,’’kata tersangkaSumardin kepada petugas. Dan pihak keluarga korban  menolak untuk dilakukan otopsi,’’Setelah dievakuasi tubuh korban,  kami meminta kepada keluarga, agar korban diotopsi,tapi pihak keluarga menolaknya. Sementara tersangka dijerat  Pasal 351 ayat 3 KUHP,’’tukas Ka AKP Gunanjar. (KS)

Beri Komentar

Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

STIA
To Top