Pemerintah

Disiplin PNS Masih Rendah Di Kecamatan Semidang Aji

Kantor Kecamatan Semidang Aji Terlihat Sepi Pada Saat jam Kerja
Kantor Kecamatan Semidang Aji Terlihat Sepi Pada Saat jam Kerja

Kabarsumsel.com, BATURAJA – Diberlakukannya 5 hari kerja oleh Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), ternyata belum mampu meningkatkan kedisiplinan Pegawai Negeri Sipil (PNS), untuk masuk kerja tepat waktu, hal ini terbukti dari pantauan Kabar Sumsel, di kantor Kecamatan Semidang Aji, Ogan Komering Ulu. Jumat (21/4/2017) pagi, pukul 09.15 WIB.

Ketika awak media berkunjung sejak pukul 08.00 WIB Jumat (21/4/2017) pagi, disaat jam kerja kondisi kantor Kecamatan Semidang Aji kosong melompong, tidak tampak satu orang pun PNS dan tenaga honorer yang ada dikantornya, hal demikian membuat aktivitas pelayanan terhadap masyarakat tidak dapat diberikan.

Jika berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010, pasal 3 angka 11 “masuk kerja dan menaati ketentuan jam kerja” penjelasan yang dimaksud dengan kewajiban untuk “masuk kerja dan menaati ketentuan jam kerja” adalah setiap PNS wajib datang, melaksanakan tugas, dan pulang sesuai dengan ketentuan jam kerja serta tidak berada ditempat umum bukan karena dinas, apabila berhalangan hadir wajib memberitahukan kepada pejabat yang berwenang. Keterlambatan masuk kerja dan atau pulang cepat dihitung secara kumulatif dan dikonversi 7 1/2 (tujuh setengah) jam sama dengan 1 (satu) hari tidak masuk kerja.

Kantor Kecamatan Semidang Aji Terlihat Sepi Pada Saat jam Kerja

Kantor Kecamatan Semidang Aji Terlihat Sepi Pada Saat jam Kerja

“Pulang cepat, kalau datang terlambat itu sudah biasa bagi kantor Kecamatan Semidang Aji ini,” kata salah satu warga setempat yang tidak mau disebutkan namanya kepada Kabar Sumsel.

Dia juga mengatakan, tidak hanya itu, kondisi kantor sudah tutup sebelum jam kerja, hampir setiap hari terjadi, bahkan kalau pagi memang seperti inilah keadaannya, pegawai kantor Kecamatan ini belum ada yang datang, apalagi hari-hari terjepit itu sudah biasa.
“kalau hendak berurusan juga terkadang menunggu, sebab pegawainya belum datang, jadi pelayanannya belum begitu baik, sehingga masyarakat sering kecewa,” ungkap dia.

Ironisnya Camat Semidang Aji Tampun, BA juga tidak terlihat dikantornya, bagaimana bisa menunjukan contoh yang baik kepada bawahan jika dirinya bermalas-malasan termasuk untuk memantau seluruh kepala desa yang ada diwilayahnya.

(Yan)

Beri Komentar

Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

STIA
To Top