Empat Lawang

Jalinteng Sumatera Kembali Memakan Korban

Jalinteng Kembali Memakan Korban

Jalinteng Sumatera Kembali Memakan Korban

Kabarsumsel.com, EMPAT LAWANG – Kecelakaan di Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Sumatera di kawasan Talanggunung Kecamatan Tebingtinggi Kabupaten Empatlawang tepatnya pada lokasi ambles dan rusak kembali memakan korban.

Sebelumnya beberapa minggu lalu mobil truk mengangkut buah kurma dan makanan ringan, dari Jakarta tujuan Lubuklinggau terguling di sisi jalan negara yang ambles dan rusak ini, kali ini tabrakan antara mobil minibus dengan ojeg gandeng (becak motor, red) yang merenggut korban jiwa, Kamis (9/06) sekitar pukul 11.00 siang.

Informasi yang dihimpun, tabrakan terjadi di lokasi jalan rusak bergelombang dan ambles ojeg gandeng yang di kendaraai Dedi (20) Warga Talanggunung Kecamatan Tebingtinggi ditumpangi Wiwin (35) dan anaknya inisial Al yang masih berumur 5 bulan, melaju dari arah pasar Tebingtinggi tujuan Talanggunung.

Di lokasi kejadian karena jalan bergelombng cukup parah Dedi memilih jalur sebelah kanan yang lebih baik dibanding jalur sebelah kiri.

Saat bersamaan mobil minibus Toyota Rush BG 1697 HB dikemudikan Hendra Saputra (27) Warga Bandungujung, Kecamatan Lubuklinggau Barat kota Lubuklinggau, melaju dengan kecepatan tinggi sehingga terjadi tabrakan beradu kambing dan becak motor mengalami rusak berat.

Usai kejadian pengemudi minimbus Hendra Saputra ini bukannya menolong atau berhenti melihat kondisi motor bertabrakan rusak parah, ia langsung memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi di Jalinteng Sumatera.

Beruntung saat itu kondisi pasar Tebingtinggi yang ramai sehingga mobil melaju dengan lambat, setelah tiba dipersimpangan jembatan Musi anggota Satlantas yang telah menerima laporan langsung menyetop mobil dan membawa pengemudi serta penumpang ke Mapolres Empatlawang.

Akibat tabrakan ini pengendara ojeng gandeng Dedi dan penumpang Wiwin dan Al dilarikan ke RSUD Empatlawang walaupun akhirnya kondisi Al yang masih bayi tak terselamatkan karena telah meninggal di lokasi kejadian.

Sementara Dedi dan Wiwin hanya mengalami luka lecet dibagian sekejur badan dan kaki.

Kasat Lantas Polres Empatlawang, AKP Indra Jaya Sahputra dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan tersebut.

Menurut Indra Jaya kecelakaan akibat jalan rusak dan ambles sehingga pengendara sering mengambil jalur lawan sehingga terjadi tabrakan.

“Tabrakan terjadi karena ojeg gandeng mengambil badan jalan sebelah kanan karena jalan disebelah kiri rusak berat,” terang Indra Jaya.

Dia menambahkan, saat ini korban telah dibawa pihak keluarga ke RSUD Empatlawang sementara pengemudi minibus diamankan di Mapolres Empatlawang. (Portal Sumsel)

Beri Komentar

Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

STIA
To Top