Banyuasin

Kepala Lapas Banyuasin Ingatkan Pegawai Agar Selalu Netral

Kepala Lapas Banyuasin, Reza Yudhistira K memberikan arahan kepada CPNS Lapas Banyuasin

Banyuasin, Kabarsumsel.ID – Tugas seorang pimpinan adalah mengingatkan dan memotivasi bawahannya agar selalu menjunjung tinggi integritas diri yang dibuktikan dengan perilaku, sikap, ucapan, dan tindakan yang tidak melanggar peraturan yang mengikat, baik ketika berada di dalam maupun diluar kedinasan.

Begitulah yang dilakukan oleh sosok Reza Yudhistira Kurniawan, sejak menjabat Kepala Lapas Kelas III Banyuasin, ia selalu mengingatkan para pegawai agar selalu menjaga sikap dan perilaku sebagai PNS.

Ia menyadari apa yang ia lakukan secara rutin ini adalah semata demi kebaikan bersama, dan menjadi bentuk perhatiannya kepada bawahan.

Apalagi dalam dunia keterbukaan teknologi informasi sekarang ini, terutama bermedia sosial. Reza sangat mengkhawatirkan dampak media sosial ini terhadap perilaku bermedia sosial yang tidak bijak akan menyangkut ketidaknetralan pegawainya sebagai seorang ASN.

Dalam rangka menghindari hal-hal yang tidak diinginkan itu, Rabu, 30 Mei 2018 bertempat di ruangan rapat Lapas Kelas III Banyuasin. Reza didampingi Kepala Urusan Tata Usaha Tri Nopa Yanda mengingatkan kembali dan mensosialisasikan peraturan-peraturan yang tertuang dalam UU No 5 Tahun 2014 dan PP No 53 Tahun 2010 serta Perka BKN No 21 Tahun 2010 yang mengikat seorang ASN, agar seorang ASN tetap netral.

Dalam paparannya, Reza menekankan kepada para CPNS agar berhati-hati dalam bermain media sosial, apalagi menyangkut komentar isu berbau SARA dan politik, jika salah sedikit saja berkomentar maka seorang PNS maupun CPNS akan dapat ditindak.

“Para CPNS harus terhindar dari pelanggaran yang berkaitan dengan kode etik ASN dan peraturan yang mengikat seorang ASN, karena status CPNS ini masih rentan dan mudah sekali lengser apabila CPNS tersebut tersangkut masalah-masalah yang dilarang dalam peraturan-peraturan”, papar Reza.

Untuk itu, Reza tak bosan-bosan menyampaikan untuk hati-hati dalam bekerja, hati-hati dalam berucap, dan berkata baik di dunia maya maupun dalam kehidupan sehari-hari, karena apabila tergelincir sedikit saja dalam melanggar aturan, CPNS akan dapat terkena hukuman disiplin.

Dalam lingkungan kerja, Reza juga menegaskan para CPNS untuk menjauhi HALINAR (HP, Pungli, dan Narkoba). “Apabila CPNS terlibat salah satu dari HALINAR tersebut, maka ia tak sungkan-sungkan memberikan sanksi yang sudah jelas yakni sanksi pemecatan hingga sanksi pidana” tegasnya. (Rill)

Beri Komentar

Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

STIA
To Top