Berita Sumsel

KPUD Banyuasin akan koordinasikan pemasangan APK dengan pihak ketiga

KABARSUMSEL, BANYUASIN – Diterpa angin dan hujan deras di Banyuasin mengakibatkan Alat Peraga Kampanye (APK) Calon Bupati porak poranda. Hal ini menyulut kekecewaan simpatisan dan masyarakat pendukung calon.

Manto, salah satu warga Desa Lubuk Lancang Kecamatan Suak Tapeh, membenarkan, pemasangan APK yang dipasang pemenang tender ini terkesan asal-asalan. Padahal uang untuk memasang APK ini tidak sedikit dikeluarkan KPUD Banyuasin.

APK yang dipasang sesuai tempat zona ini, hanya diikat dibambu kecil seukuran stik pancing. Praktis, jika diterpa hujan 5 APK Calon Bupati ini porak poranda dan patah.

” Seharusnya Apk ini dipasang menggunakan kayu, jika dipasang benar, tidak mungkin ambruk. Pemasangan APK ini sangat mengecewakan masyarakat Banyuasin, terutama simpatisan,” tegasnya.

Proyek APK ini sekaligus pemasangannya dimenangkan oleh PT Sinar Murni Indoprinting dengan nilai biaya sebesar Rp 3.5 miliar. Diduga ingin meraup untung pemasangan APK Calon Bupati Banyuasin dilakukan asal-asalan.

Senada dikatakan, Malik (40) warga Durian Daun, didaerahnya ada sekitar 5 APK Calon Bupati Banyuasin dipasang asal-asalan bahkan roboh. Hal ini menyulut kekecewaan simpatisan dan pendukung masing-masing calon di desa durian daun.

” Sudah titik pasangnya asal-asalan, banyak APK roboh. Ini sangat merugikan Calon, padahal APK dari KPU inilah alat untuk sosialisasi,” tegasnya.

Sementara itu, bagian Pengadaan KPUD Banyuasin, Irwan, saat dikonfirmasi mengatakan akan mengkoordinasikan dengan pihak ketiga yang bertanggung jawab atas pemasangan Apk ini.

” Iya akan kami koordinasikan dengan pihak ketiga yang bertanggung jawab atas penempatan APK ini,” pungkasnya. (Re)

Beri Komentar

Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

STIA
To Top