Empat Lawang

Oknum PNS Dinas Pendidikan Empat Lawang Saling Lapor

Oknum PNS Dinas Pendidikan Empat Lawang Saling Lapor

Sumber: 999-logo.blogspot.com

EMPAT LAWANG (kabarsumsel.com) – Perilaku dua oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial SD (31) dan AY (44) yang bertugas di Dinas Pendidikan Kabupaten Empat Lawang tidak patut di contoh. Pasalnya, pada jam kerja Senin (28/3) sekitar pukul 11.00 Wib mereka melakukan keributan layaknya anak kecil di Dinas Pendidikan Kabupaten Empat Lawang tepatnya diruang sekretaris Dinas Pendidikan.

Hal ini dibenarkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Empat Lawang Agusni Effendi, jika keduanya adalah PNS    bertugas di Dinas Pendidikan Kabupaten Empat Lawang.

“Kami dari Dinas Pendidikan sudah berusaha mendamaikan kedua pihak. Namun pada malam hari kami mendapat informasi mereka saling melaporkan perkara keributan yang terjadi di Dinas Pendidikan Kabupaten Empat Lawang,” kata Agusni, Selasa (29/3)

Sitambahkan Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Empat Lawang, Regi Subono, meuturkan, saat terjadi keributan Dirinya sedang berada diruang kerjanya. Ia mengaku terkejut saat mendengar diluar ada keributan.

“Saat Saya lihat keluar SD dan AY ribut, langsung kita leraikan. Namun mungkin saja waktu Saya meleraikankan ada yang menampar,” akunya.

Ditambahakannya, sebenarnya kedua pihak sudah didamaikan dan membuat surat perjanjian diatas materai, berjanji tidak akan mengulangi hal serupa. Dan saling mengakui kesalahan.

“Untuk sebab pasti masalah keributan ini kami tidak mengetahui,” tandasnya

Terpisah, Kapolres Empat Lawang AKBP Rantau Isnur Eka SIK melalui Kanit Pidum Iptu Indra Gunawan mengatakan, bahwa keduanya melaporkan perkara yang berbeda. SD melaporkan AY dengan tuduhan penganiyaan, sedangkan AY melaporkan SD dengan tuduhan pecemaran nama baik.

“SD mengaku dirinya ditampar oleh AY di wajah sebelah kanan memakai map kuning. Lalu AY mengaku jika SD mencemarkan nama baiknya,” kata Indra, kemarin.

Dilanjutkan Indra, karena tidak terima dirinya difitnah AY mendatangi SD, disitu lah terjadi keributan. “Nanti keduanya dan saksi-saksi akan kita panggil,” pungkasnya (bs)

Beri Komentar

Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

STIA
To Top