Ogan Komering Ilir

Pemkab OKI Dorong Percepat Pembangunan Tol

Kayuagung, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir mendukung percepatan pembangunan proyek strategis nasional yang melintasi kabupaten ini. Tidak hanya itu, jalan Kabupaten dan Jalan Desa sedang dikebut perbaikannya.

Salah satu proyek nasional yang dikejar target waktu, yaitu ruas jalan tol Pematang Panggang-Kayuagung dan ruas tol Kayuagung-Palembang (Jakabaring).

Kementerian PU dan Perumahan Rakyat melalui Pejabat Pembuat Komitmen Pengadaan Tanah jalan tol Pematang-Kayuagung, Adi Rosadi mengatakan mengapresiasi upaya Pemkab OKI dalam mempercepat pembebasan lahan untuk pembangunan ruas jol tol yang sudah mencapai 25 persen.

“Kami berterimakasih kepada Pemkab OKI yang mendorong percepatan pembangunan jalan tol ini. Berkat dorongan Pemkab, proses pembebasan lahan sudah mencapai 25 persen selanjutnya kami sudah mintakan kepada kontraktor untuk membuat basic desain jalan tol karena sudah tidak ada lagi hambatan di lapangan” pungkas Adi saat rapat pembebasan lahan keperluan jalan tol di Kantor Bupati OKI, Senin, (17/10).

Adi mengatakan progres pembangunan tol Pematang-Kayuagung terus dikebut jika ada kendala dalam pembebasan lahan maupun gugatan menurut dia diatasi dengan peraturan perundangan yang berlaku.

“Proyek tol akan berjalan terus karena ini program nasional. Jika ada gugatan dalam pembebasan lahan, kita serahkan uang pengganti atau deviden ke pengadilan. Yang berperkara silahkan di pengadilan, pembangunan tol jalan terus” ungkap Adi.

Bupati Ogan Komering Ilir, H. Iskandar, SE melalui sekretaris Daerah, H. Husin, S. Pd, MM mengatakan, Pemkab OKI akan semaksimal mungkin membantu percepatan pembangunan proyek nasional ini.

“Kita pasti siap mendukung untuk membantu mempercepat pembangunan Tol Kayuagung-Pematang Panggang ini, karena ini program nasional, tentu besar dampaknya terhadap perekonomian masyarakat Kabupaten OKI bila tol ini sudah jadi” ungkapnya.

Jalan Tol Pematang panggang-Kayuagung akan melintas sepanjang 77 Km, dengan lebar 120 meter (60 M sisi kanan – 60 M sisi kiri), dari panjang dan lebarnya jalan tol itu, perkiraan kebutuhan lahan yang harus di bebaskan seluas 952 hektar.

Tol ini melewati 5 kecamatan di wilayah OKI yakni, Kecamatan Mesuji, Mesuji Raya, Lempuing Jaya, Pedamaran, dan Kayuagung. Dari 5 kecamatan, ada 21 desa/keluarahan yang dilewati, masing-masing Kayuagung 7 desa/keluarahan, Pedamaran 3 desa, Lempuing Jaya 2 desa, Mesuji Raya 6 desa dan Mesuji 3 desa.

Bupati OKI, H. Iskandar, SE optimis progress pembangunan jalan tol Kapal Betung terutama ruas Kayuagung-Palembang (Jakabaring) akan selesai tepat waktu, yakni 2018.
Keyakinan Iskandar ini beralasan karena pembebasan lahan untuk keperluan pembangunan jalan tol ini sudah 100 persen selelai.

“Sudah seratus persen penyelesaian lahannya. sekarang sudah masuk tahap landcleareance dan penimbunan kita berharap selesai tepat waktu” Ungkap Iskandar.

Iskandar menjelaskan Jalan tol tersebut akan terintegrasi dengan Trans-Sumatra. Trease Kayuagung-Jakabaring sendiri masuk dalam Sesi I ruas jalan tol Kayuagung-Palembang-Betung dengan panjang sekitar 33,50.
Sebelumnya, Direktur Utama PT Sriwijaya Markmore Persada Bakti Setiawan mengatakan, pihaknya memang sudah dinyatakan sebagai pemrakarsa jalan tol Kapal Betung.

“Kami akan percepat pembangunan jalan tol Kapal Betung ini. Lahannya sudah clear. Pembebasan lahan ini sudah jalan sejak akhir tahun lalu dan kita akan terus kejar percepatan pembangunan ini,” ujarnya. (KSO)

Beri Komentar

Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

STIA
To Top