Berita Sumsel

Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Akan Diperpanjang

Palembang, Kabarsumsel.com –  Kebijakan pembebasan denda dan bunga tunggakan pajak kendaraan bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) atau pemutihan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan berlanjut di tahun 2017.

Hal tersebut diungkapkan Plt Kepala Dinas Pendapatan Pemprov Sumsel, Marwan Fansuri, Kamis (20/1).

“Iya, rencananya akan diperpanjang (pemutihan pajak,red) selama 6 bulan,”jelas dia.

Dia juga mengatakan, Untuk saat ini,akan dikoordinasikan dengan dirlantas, karena mereka koordinatornya.

“Draftnya sudah ada, tinggal dikoordinasikan dan meminta petunjuk dari pak gubernur.”ujarnya

Lanjutnya, Rencananya pemutihan pajak kendaraan bermotor atau PKB dilaksanakan pada pertengahan tahun ini.

“Inginnya mulai dilaksanakan bulan 6 ini (Juni 2017,red), jadi pelaksanaannya hingga akhir tahun,”ulasnya.

Adapun kembali dilaksanakan rencana ini, untuk membantu masyarakat yang ingin tertib pajak kendaraan ditengah solusi belum pulihnta perekonomian.

“Karena penerimaan (PAD,red) jauh (realisasi dari target,red), dan pemutihan ini program membantu masyarakat,”jelas dia.

Namun, Dispenda Sumsel berkomitmen akan melakukan peningkatan kualitas layanan kepada para wajib pajak. Menurut Marwan, kita akan adakan pembenahan dulu, kita evaluasi dari program pemutihan tahun lalu.

Ia menambahkan, apa saja yang menjadi kekurangannya, akan diperbaiki. “Jangan sampai diadakan pemutihan lagi ada komplain dari masyarakat, seperti mengurai antrean, pasti kita akan kurangi antrean yang panjang.”urainya

Caranya, akui dia, dengan menambah payment poin ada 7 titik, kemudian ada mobil samsat keliling akan memudahkan masyarakat untuk membayar pajak kendaraan, tak terfokus di kantor samsat. Tujuannya, mempermudah masyarakat membayar pajak.

Tak hanya itu, layanan dikantor pun menjadi perhatian Dispenda Sumsel untuk diingkatkan kualitasnya. Seperti, AC di kantor samsat kurang dingin kita akan servis, jumlahnya kita juga akan tambah.

Selain itu, sambung dia, loket kita akan tambah, kesuksesan program pemutihan tak lepas dari peran banyak pihak.

“Adanya pemutihan kembali ini diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini, seperti pajaknya mati 5 tahun, hanya bayar 2 tahun saja.” tegasnya.(md/hs)

Beri Komentar

Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

STIA
To Top