Hukum

Pol PP OKI Amankan 6 PSK Asal Lampung

pol pp Amankan psk lampung

Pol PP OKI Amankan 6 PSK Asal Lampung

Kabarsumsel.com, Kayuagung – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Dinas Sosial (Dinsos) bekerja sama dengan Sat Shabara Polres OKI dan Kodim 0402 melakukan razia terhadap penyakit masyarakat, Kamis (9/6) malam. Hasilnya, enam wanita asal Lampung yang diduga pekerja seks komersil (PSK), diamankan.

Saat menggelar razia, tim menyisir sejumlah warung remang-remang yang ada di sepanjang jalan lintas timur OKI. Razia ini bertujuan menciptakan suasana aman dan nyaman bagi umat Muslim dalam menjalankan ibadah puasa. Petugas juga mendatangi puluhan kafe-kafe atau warung remang-remang yang diduga sebagai tempat mesum, mulai dari Kecamatan Teluk Gelam hingga ke Hutan Tutupan.

Hasilnya, petugas berhasil mengamankan puluhan botol minuman keras (miras) dan enam orang wanita asal Lampung yang diduga sebagai PSK. Mereka yang berhasil diamankan kemudian dibawa ke kantor Satpol PP OKI untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.

Kasat Pol PP Pemkab OKI, Alexander Bustomi mengatakan, razia ini dilakukan dalam rangka menjaga kesucian bulan Ramadan dan berpegang pada Perda No 13 tahun 2010 tentang Ketertiban Umum. “Kita telah melakukan razia ke tempat-tempat yang diduga sering dijadikan tempat maksiat, sehingga hal tersebut dapat mengganggu kondusifitas dan kenyamanan umat Muslim yang melaksanakan ibadah di bulan Ramadan,” ujarnya.

Hasil razia tersebut, lanjut Kasat, pihaknya berhasil mengamankan para pekerja di salah satu panti pijat yang perizinannya dipertanyakan dan pihaknya juga akan melakukan pembinaan terhadap mereka. “Pihak kepolisian juga berhasil mengamankan puluhan botol minuman keras di tempat yang perlu diklarifikasi tentang izinnya,” ungkap Alex.

Dikatakan Alexander, Pemkab OKI telah menyebarkan surat edaran sejak H-10 Ramadan yang ditujukan ke tempat-tempat hiburan dan warung remang-remang, agar menghentikan aktifitasnya. Bukan hanya di bulan Ramadan, pihaknya meminta para pemilik kafe tersebut untuk menghentikan aktifitas selamanya, karena tidak memiliki legalitas yang jelas.

“Kita akan terus melakukan pengawasan dan monitoring terhadap tempat-tempat tersebut dan terus memberikan teguran-teguran, kalau memang ini nantinya masih meresahkan masyarakat kita akan ambil tindakan tegas,” cetusnya.

Sementara itu, Politikus Partai NasDem OKI, H Subhan Ismail mengapresiasi kinerja Sat Pol PP OKI yang telah berinisiatif melakukan razia di sejumlah tempat yang diduga dijadikan sebagai tempat prostitusi. “Kita apresiasi terhadap kinerja dan kesigapan Satpol PP beserta tim yang telah melakukan razia ke kafe-kafe yang selama ini meresahkan masyarakat,” ungkap H Subhan.

Senada diungkapkan Politikus Nasdem lainnya, Sholahudin Djakfar. Dia berharap razia ini dilakukan secara rutin agar kondusifitas bulan suci benar-benar terjaga. “Kalau perlu segala bentuk prostitusi dimusnahkan dari Bumi Bende Seguguk ini,” ujarnya seraya menuturkan, masyarakat juga diminta untuk berperan aktif mengawasi tempat-tempat yang diduga menjadi tempat mesum. IAN/palpress

Beri Komentar

Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

STIA
To Top