Lubuk Linggau

Polres Lubuklinggau Berhasil Jebloskan 18 Bandit ke Penjara

Polres Lubuklinggau Berhasil Penjarakan 18 Bandit

Kabarsumsel.com, Lubuk Linggau – Sebanyak 18 pelaku kejahatan dijebloskan ke penjara oleh jajaran Polres Lubuklinggau. Para bandit itu hasil tangkapan selama satu bulan sejak April hingga Mei 2016.

Saat gelar perkara di halaman Mapolres Lubuklinggau, Selasa (31/5), Kapolres Lubuklinggau, AKBP Ari Wahyu Widodo mengatakan, dari para pelaku kejahatan itu, ada yang merupakan hasil tangkapan jajaran polsek di wilayah hukum Polres Lubuklinggau.

“Menjelang puasa dan Lebaran, Polres Lubuklinggau melaksanakan kegiatan pencegahan 3C dan premanisme,” kata Kapolres.

Pada hasil tangkapan ini, ada penindakan 15 kasus dengan 18 tersangka. Yakni kasus curat 5 tempat kejadian perkara (TKP), curas 3 TKP, curanmor 2 TKP, pencurian 2 TKP, dan premanisme/sajam 3 TKP. Kemudian barang bukti (BB) yang disita berupa 3 unit sepeda motor, 3 buah sajam, 1 buah notebook merek Acer, 2 unit laptop, 4 unit HP, 1 buah genset, 1 buah mesin chainsaw, 2 unit tablet merek Samsung, dan uang tunai sebesar Rp750 ribu.

Selain itu, pada 30 Mei, Polres Lubuklinggau telah melaksanakan giat cipta kondisi operasi pekat menjelang bulan puasa yang dilakukan di pasar Inpres. Hasilnya mengamankan miras 6 dus berisi 120 botol Malaga dan petasan cabai sebanyak 300 bungkus.   “Ini hasil kegiatan yang sudah kita laksanakan demi menjaga stabilitas keamanan di Kota Lubuklinggau,” beber Kapolres.

Dalam hal ini Polres Lubuklinggau juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah menyikapi kasus yang sedang marak tentang pelecehan seksual. Ini dilakukan dengan bekerjasama dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) setempat. Kemudian bekerjasama Pemerintah Kota Lubuklinggau untuk membuat aturan-aturan tentang operasional tempat-tempat usaha, contoh warnet yang harus sudah tutup pada pukul 22.00.

“Disinyalir, di sana awal mula salah satu kegiatan yang bisa mempengaruhi mental seseorang,” kata Kapolres.

Terkait soal narkoba, hasil ungkap kasus mulai Januari sampai Mei terdapat 53 kasus dengan  53 tersangka. Kasat Res Narkoba, AKP Muhammad Ismail mengatakan, barang bukti diamankan berupa sabu 33,97 gram, ekstasi 3,5 butir, 1,5 butir ekstasi dalam keadaan hancur (basah), dan ganja 217,54 gram.

“42 tersangka sidik ke JPU, 11 tersangka dilimpahkan ke BNN Lubuklinggau untuk dilaksanakan rehab,” ujar Ismail. (Rif/palpres)

Beri Komentar

Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

STIA
To Top