Keamanan

Rugi Rp. 800Juta, Korban Kebakaran Desa Lingga Kini Beratapkan Terpal

Kondisi korban kebakaran di Rt 4 Lorong Jambu Desa Lingga, Kecamatan Lawang kidul, Muara Enim yang terjadi tiga bulan lalu

Muara Enim, Kabarsumsel.id – Sangat memprihatinkan, Kondisi korban kebakaran di Rt 4 Lorong Jambu Desa Lingga, Kecamatan Lawangkidul, yang terjadi tiga bulan lalu ini, betapa tidak setelah musibah itu yang membuat mereka merugi hingga Rp 800 juta lebih ini, kini mereka harus tinggal beratapkan terpal.

Pantauan wartawan di lapangan, keadaan tempat tinggal korban belum layak huni karna bangunan yang saat ini di huni korban hanya beratapkan terpal dan tidak mempuyai pintu dan jendela atap terpalnyapun sudah mulai rusak termakan waktu, Rabu (21/3).

Saat di temui di lokasi Denawi (58) korban kebakaran mengatakan,saat ini dia sudah mendapat bantuan uang tunai dari PT Bukit Asam Tbk (PTBA), Dinas Sosial Muaraenim sembako dan peralatan masak, Badan Penanggulangan Bencana Nasional Kabupaten Muara Enim berupa, sembako ( BNPB), PT madani berupa uang tunai Rp 500,000 bantuan dari staf perangkat desa Lingga uang tunai Rp 1000,000 bantuan dari masyarat lingga Rp 3.500,000.

“Uang bantuan yang saya terima saya pergunakan untuk membangun rumah yang sudah ludes habis terbakar api pada musibah lalu, kini bangunan tempat tinggal saya sudah berdiri 40%, untuk menyelesaikan bangunan ini saya sudah tidak mempuyai dana lagi sehinga saya harus tidur beratapkan terpal yang sudah mulai rusak, pintu dan jendelah masih terbuka karna belum ada penutupnya,”tuturnya.

Tambahnya, apa lagi sekarang saya lagi dalam keadan sakit jantung,saya sangat mengharapakan uluran tangan dari para Dermawan agar bisa membantu saya terutama dalam penyelesaiyan tempat tinggal, karna saat musim hujan air masuk ke tempat tidur yang di sebabkan oleh atap rumah hanya terpal pelastik yang sudah mulai usang.

Salmin (52) tetangga korban mengatakan, memang keadaan korban sangat memperhatinakan, dari sisi kehidupan sampai ke tempat tinggal, kalu hujan kebasahan di tambah kondisinya sakit sakitan.

Editor : FSS

Beri Komentar

Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

STIA
To Top