Bisnis

Rumah Makan Padang Tetap Buka Seperti Biasa Di Bulan Puasa

Sudah Dihimbau, Sejumlah Rumah Makan Tetap Buka Seperti Biasa

Rumah Makan Padang Tetap Buka Seperti Biasa Di Bulan Puasa

Kabarsumsel.com, Banyuasin – Padahal sudah jauh-jauh hari, himbauan bahkan larangan membuka rumah makan atau warung makan secara mencolok dilakukan selama bulan suci ramadan 1437 hijriah.

Tetapi nyatanya, sepanjang Jalan Lintas Timur, Palembang-Betung atau KM 13- KM 40 Banyuasin, sejumlah rumah makan besar, seperti RM padang hingga warung makan sederhana atau warung sate. Tetap menjajakan makanan seperti biasa, tanpa tirai sehingga menu makanannya terlihat jelas.

Alasan yang diutarakan para pedagang pun bermacam-macam, kenapa tindakan tersebut dilakukan. Mereka ada yang mengatakan tidak tahu adanya himbaun Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian SH dan Sat PolPP Banyuasin jelang puasa, hingga ada yang mengatakan bukanya hanya dari pukul 15.00 WIB atau pukul 16.00 WIB, bukan siang bolong.

Seperti diutarakan Tomi (35) salah satu penyaji di RM Padang Palapa Indah, mengatakan dirinya membantah buka rumah makan milik tuannya itu sejak siang hari. “Jadi dari jam 09.00 sampai jam 04.00 WIB tutup, setelah itu baru buka. Di bulan puasa ini untuk omset penjulan nurun, pas jam buka dan saur sepi malah. Justru siang yang ramai, biasanya sopir dan kuli kerja berat yang beli. Kalau tidak makan disini, banyak beli bungkusan,” ujarnya.

Disinggung menu makanan apa saya yang banyak dibeli, Tomi mengatakan variatif tetapi yang jelas yang paling laris itu minuman seperti jus dan minuman dingin segar lainnya. “Inikan baru masuk puasa, belum tahu jadi. Kalau tahun kemarin begitu juga, mudah-mudahan rejekinya bagus,” ungkapnya juga tengah menjalanakan ibadah puasa ini.

Demikian pula di katakan Yusna pemilik RM Istana Bundo ini mengatakan, dipastikan saat ini penjualan sedang mengalami penurunan. “Ya sekarang banyak rumah makan baru, jadi persaingan cukup tinggi. Ditambah ekonomi dan harga-harga sedang tidak menentu,” ujarnya.

Ditanya kenapa disiang masih buka rumah makan, Yusna mengatakan dari pagi sampai siang rumah makannya tutup. “Bulan puasa ini malah berkurang penjualan, pagi tidak buka itu untuk bersih-bersih dan menyiapkan hidangan. Nah pukul 15.00 WIB baru buka, untuk edaran tidak tahu, kalau mau sore buka saja karena biasanya mereka yang beli nyiapkan untuk berbuka,” timpal Yusna mengatakan juga menjalanan ibadah puasa itu.

Pantauan di lapangan, selain banyak rumah makan yang masih buka di siang bolong tanpa menggunakan tirai, sehingga sangat tidak membuat nyaman mereka yang menjalankan ibadah. Banyak juga rumah makan tutup sama sekali, karena ingin menikmati sahur dan berbuka bersama keluarga.

Sebelumnya Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian SH, telah menghimbau kepada pemilik warung makanan, untuk tidak mencolok saat berjualan siang hari. “Saya himbau agar tidak berjualan secara mencolok, oleh karena itu pakai tirai dan lainnya. Agar tidak mengganggu kenyamanan warga juga mereka yang menjalankan ibadah puasa” himbau Bupati.

Surat edaran ini tersebut telah disampaikan kepada setiap camat di wilayah Kabupaten Banyuasin.”Seluruh camat, agar dapat menjalankan surat himbauan ini. Bila ampai menemukan ada yang melanggar, maka kepada camat setempat agar segera berkoordinasi untuk menertibkannya. Jadi kerjakan. dengan baik. Agar warga tetap khusuk saat melakukan ibadah ramadhan,” jelas Yan Anton.

Kepala Satpol PP Banyuasin Anthony Liando mengatakan terkait surat edaran yang dikeluarkan oleh Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian SH tersebut dengan nomor 300/110/sat pol PP/2016.Pihaknya segera membentuk regu yang bertugas memantau dan memperhatikan surat edarah sesuai situasi di lapangan.”Kalau sampai tidak mematuhi, maka sanksi mulai dari teguran bahkan sanksi pembongkaran” tegas Kasat PolPP. (adi)

Beri Komentar

Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

STIA
To Top