Palembang

Target Sebesar Rp 1,9 Triliun Tercapai, Ini Yang Dilakukan DJP Dan DJBC

Istimewa.

Palembang, Kabarsumsel.id – Dalam rangka melakukan pengawasan dan optimalisasi penerimaan negara, Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung (Sumsel Babel) bersama Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sumatera Bagian Timur (Sumbagtim) melanjutkan kegiatan Joint Analysis di Ruang rapat Kanwil DJP Sumsel Babel, Jl Tasik Kambang Iwak, Palembang, Rabu (28/03).

Kegiatan yang telah dimulai tahun 2017 didasarkan pada terbentuknya tim Joint Audit berdasarkan keputusan Menteri Keuangan Nomor KMK-504/KMK.09/2015 tanggal 9 April 2015 dan dilanjutkan Keputusan Bersama Dirjen Pajak Nomor: KEP-277/PJ./2016 dan Keputusan Dirjen BC Nomor: KEP-466/BC/2016 yang memungkinkan DJP dan DJBC melakukan kerjasama berupa Joint Analysis.

Joint Analysis sendiri berfungsi untuk melakukan pengawasan atas kepatuhan perusahaan penerima fasilitas kemudahan impor tujuan ekspor dan pelaku usaha di kawasan ekonomi khusus terhadap ketentuan kepabeanan, perpajakan dan cukai serta mendukung optimalisasi penerimaan negara dari pajak, bea masuk, dan cukai.

Menurut Kepala Kanwil DJP Sumsel Babel, M Ismiransyah M Zain, di tahun 2017, hasil joint analysis yang ditargetkan sebesar Rp 1,9 triliun berhasil tercapai sebesar Rp 3,2 triliun. Sementara target tahun 2018 dari joint analysis ini sebesar Rp 20 triliun secara nasional.

“Peningkatan target ini harus kita optimalkan, dengan joint analysis antara DJP dan DJBC saya berharap tahun ini dapat tercapai,” ujar Ismiransyah.

Sementara itu Kepala Kanwil DJBC Sumbagtim, M.Aflah Farobi yang turut hadir dalam kegiatan joint analysis ini menyambut baik dan mendukung kegiatan ini dan siap membantu memberikan dukungan data serta tenaga untuk mendukung optimalisasi penerimaan negara.

Editor : FSS

Beri Komentar

Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

STIA
To Top