Banyuasin

Tingkatkan Keimanan Warga Binaan, Lapas Banyuasin Isi Ramadan Dengan Kegiatan Kerohanian

WBP Ikuti Shalat Tarawih Berjamaah

Banyuasin, Infosumatera.com – Selama Bulan Ramadan ternyata Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Banyuasin memiliki cara sendiri dalam membina warganya. Umat muslim yang berada di Lapas tetap diberikan kesempatan untuk beribadah selama Ramadan. Bahkan pihak Lapas Kelas III Banyuasin memfasilitasi warga binaannya untuk beribadah bersama. Hal ini diungkap Kepala Lapas Kelas III Banyuasin Reza Yudhistira, Rabu (13/6) siang.

Menurut Reza sejumlah kegiatan sengaja digelar oleh pihaknya bersama warga binaan yang muslim untuk mengisi ibadah di bulan Ramadhan. Kegiatan ramadan di Lapas diantaranya berupa pesantren ramadhan dari awal ramadhan hingga akhir.

Kemudian kegiatan rutin dari hari Senin sampai hari Sabtu di bulan Ramadan dari pukul 09.00 WIB hingga sebelum zhuhur diisi dengan belajar Iqra dan Al-Quran. Kegiatan ini diisi langsung oleh pihak pesantren yang telah bekerja sama dengan Lapas Kelas III Banyuasin.

Sementara itu kegiatan ramadhan warga binaan pada malam harinya pihak Lapas menggelar shalat tarawih berjamaah secara bergilir. Dimana shalat tarawih diikuti setiap blok Lapas sebanyak dua kamar untuk melaksanakan tarawih.

Selain tarawih kegiatan keagamaan dilanjutkan dengan kegiatan tadarus bersama di masjid Lapas Kelas III Banyuasin. Para warga binaan yang telah masuk dalam masa rehabilitasi diwajibkan untuk berpartisipasi dalam kegiatan tadarus ini. Dan terakhir juga telah dilaksanakan Buka Puasa Warga Binaan bersama keluarganya masing-masing agar memberi.
“Warga Binaan perlu diberi semangat dari orang-orang terdekat agar semangat dalam menjalani masa pidananya”, ujarnya.

Menurut Kalapas Banyuasin, warga binaan cukup antusias dengan kegiatan keagamaan dari warga binaan ini. Pihak Lapas berencana akan meneruskan pembinaan keagamaan seperti ini di bulan ramadhan nantinya.

“Kegiatan pembinaan kerohanian ini diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan warga binaan agar menyadari kesalahan yang telah dilakukannya,” tutupnya. (Rill)

Beri Komentar

Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

STIA
To Top