Bisnis & UMKM

UMKM Akan Masuk Dalam Sistem Perpajakan

UMKM Akan dikenakan Pajak

UMKM Akan Masuk Dalam Sistem Perpajakan

Kabar Sumsel, Jakarta. Pengamat perpajakan Yustinus Prastowo mengungkapkan, saatnya pemeritah terutama Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melirik pengusaha UMKM yang belum memiliki NPWP untuk masuk dalam sistem perpajakan. Ini bisa digerakkan jika ketentuan dan UU Tax Amnesty di laksanakan dengan baik.

Tax amnesty, kata dia, merupakan pintu gerbang utama untuk memberi kesempatan para pengusaha UMUMK mendaftarkan dirinya sebagai wajib pajak (WP) untuk meningkatkan penerimaan Indonesia.

“Karena memang sektor informal kita belum tercantum atau belum masuk dalam sistem. Nah, peluang bagi mereka yang belum memiliki kesempatan dan di satu juga menguntungkan negara dengan patuhnya mereka akan pajak yang selama ini mungkin agak tersendat,” tuturnya, Jakarta, Jumat (6/5/2016).

Prastowo juga melakukan analisa bahwa konsep tax amnesty ini cukup bagus dan bisa bermanfaat bagi seluruh rakyat Indonesia seperti untuk pembangunan infrastruktur dan lain-lain. Sehingga bisa juga menciptakan lapangan kerja yang baru.

“Tetapi dengan catatan harus dijalankan secara benar dan menurut Undang-Undang yang sudah diatur,” kata dia.

Selain itu, Prastowo juga mengimbau pemeritah agar setidaknya memberi mereka apresiasi atau berupa insentif atau sejenisnya bagi mereka yang patuh pajak.

“Mereka harus diapresiasi setidaknya mendapatkan insentif. Nah dengan adanya tax amnesty diharapkan peluang-peluang yang demikian akan terwujudkan seperti halnya patuh pajak dan pada akhirnya menguntungkan negara juga,” pungkasnya. (Sindo)

Beri Komentar

Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

STIA
To Top