,

Kawasan Provinsi Bengkulu Jadi Lahan Konservasi,49 Ribu Bibit Pohon Ditanam Serentak, Peluncurannya di Pusatkan di Areal DAS Sungai Lemau Benteng

oleh -27 Dilihat
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dan Wagub, Bupati Benteng serta unsur Forkopimda saat acara penanaman serentak bibit pohon di Kecamatan Pondok Kelapa

BENGKULU,infosumatera.com-launching penanaman serentak bibit pohon  se-Provinsi Bengkulu  di areal Perkebunan Sawit PT Bio Nusantara Teknologi Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah Selasa 30 Desember 2025.

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan bersama Wagub Mian serta unsur Forkopimda beserta managemen Perusahaan  bersama-sama menanam bibit Bambu Betung di Kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Lemau.

Total bibit ditanam se-Provinsi Bengkulu dari 9 Kabupaten dan 1 Kota ini mencapai 49.280 bibit pohon berbagai jenis

Helmi Hasan mengatakan aksi serentak ini, dilakukan agar alam Kembali menjadi sahabat kita semua. Melalui kegiatan penanaman akan terjadi investasi berkelanjutan, membuat Kawasan hutan Bengkulu siap menjadi lahan konservasi hutan berkelanjutan dari generasi ke generasi.

Sesuai data di lapangan untuk  Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Lemau membentang sepanjang 12 KM telah ditanam dua ribu batang bibit berbagai jenis.

selain melakukan penanaman bibit pohon, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga meminta pihak perusahaan, yakni PT Bio Bengkulu Tengah, untuk mulai menebangi tanaman kelapa sawit yang berada di sekitar bantaran sungai. Area bantaran sungai hingga radius 50 meter ke arah jalan tidak boleh ditanami sawit.

Kita sudah sepakat, kecuali tanaman seperti bambu yang justru dianjurkan. Alhamdulillah, PT Bio sudah menyetujui hal ini. Gerakan ini akan menjadi komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan.

“Tadi juga para bupati dan wali kota hadir secara daring bersama Forkopimda. Harapan kita, Bengkulu benar-benar menjadi wilayah konservasi,” ujar Helmi Hasan.

Gubernur mengajak masyarakat berperan aktif dalam pengawasan kawasan hutan. Warga agar melaporkan apabila menemukan adanya lahan hutan atau daerah aliran sungai yang ditanami sawit, melalui akun media sosial resmi miliknya.

“Nanti kita minta, setiap minggu, Pak Wakil Gubernur ikut mengamati langsung ke lapangan agar tidak ada daerah yang tidak direklamasi. Kami membuka laporan dari masyarakat, LSM, dan mahasiswa. Informasi bisa disampaikan langsung kepada saya melalui media sosial atau laporan langsung jika ada penebangan hutan,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto menyatakan komitmennya untuk terus mendukung gerakan penanaman pohon tersebut dengan melakukan pengawasan rutin di lapangan.

“Kami akan terus melakukan pengawasan secara berkala di lapangan dan berupaya memastikan bibit pohon yang ditanam dapat tumbuh dengan baik,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.