,

Di Bengkulu Hilal atau Bulan Baru Tidak Tampak, Kementerian Agama RI tetapkan 1 Ramadan Kamis 19 Februari 2026

oleh -3 Dilihat
Kegiatan Rukyatul Hilal Pemprov Bersama Kementerian Agama Provinsi Bengkulu di Pantai Panjang Kota Bengkulu Selasa 17 Februari sore

BENGKULU, infosumatera.com-Kementerian Agama RI melalui sidang Isbat di Hotel Borobudur Jakarta 17 Februari pukul 19.33 WIB telah memutuskan 1 Ramadan jatuh bertepatan pada Kamis 19 Februari 2026.

Menteri Agama RINasaruddin Umar melalui Konferensi Pers menyampaikan hal tersebut sesaat setelah siding Isbat yang diikuti seluruh Ormas Islam di Indonesia tersebut usai digelar.

Dengan begitu, awal Ramadan resmi dimulai pada Kamis 19 Februari mendatang. Sebelumnya Pemerintah telah melakukan pemantauan  disejumlah Titik di seluruh Indonesia termasuk di Bengkulu untuk  melihat hilal atau bulan baru.

Meski dari semua titik pemantauan hilal tidak terlihat sehingga bulan syakban digenapkan menjadi 30 hari.

Sebelumnya di Bengkulu Asisten I Pemerintah Provinsi Bengkulu Khairil Anwar secara resmi membuka kegiatan rukyatul hilal penetapan 1 Ramadan 1447 H di Pantai Panjang Kota  Bengkulu.

Hasil pengamatan selanjutnya dilaporkan ke pusat sebagai bahan pertimbangan dalam Sidang Isbat nasional.

Kegiatan ini menjadi salah satu titik pemantauan nasional yang hasilnya dilaporkan sebagai bahan pertimbangan dalam Sidang Isbat Kementerian Agama RI.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Saefudin, menyampaikan  rukyatul hilal di Bengkulu merupakan bagian dari kontribusi daerah dalam mendukung keputusan nasional.

Indonesia bersama negara anggota MABIMS menerapkan kriteria visibilitas hilal, yakni tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat.

Berdasarkan data resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Fatmawati Soekarno Bengkulu, pada 17 Februari 2026 matahari terbenam pukul 18.31.29 WIB dan bulan terbenam pukul 19.12.14 WIB.

Tinggi hilal berada pada posisi minus 0° 58’ 26,4” dengan elongasi 1° 22’ 48” serta fraksi iluminasi 0,00 persen. Secara astronomis, hilal belum memenuhi kriteria visibilitas.

Gubernur Bengkulu yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Khairil Anwar, membuka kegiatan secara resmi.

Khairil Anwar menegaskan bahwa berdasarkan hasil rukyat di Bengkulu, hilal belum terlihat.

“Dari hasil pengamatan, hari ini hilal belum terlihat. Masih di bawah satu derajat, bahkan minus 0,72 derajat. Jadi, khusus untuk Bengkulu, berdasarkan hasil pengamatan tersebut, karena hilal belum terlihat, maka Bengkulu belum berpuasa,” ujarnya.

Khairil juga mengajak masyarakat untuk tidak mempermasalahkan kemungkinan perbedaan awal Ramadan.

“Perbedaan itu adalah rahmat. Metode penghitungan memiliki dasar dan argumentasi masing-masing. Jika ada perbedaan dalam memulai puasa tahun ini, mari kita hormati. Yang terpenting, kita menyambut bulan suci Ramadan dengan riang gembira serta meningkatkan iman dan takwa,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Bengkulu telah menyiapkan sejumlah agenda menyambut Ramadan, di antaranya pasar murah, kegiatan sosial, pelayanan kesehatan, penyerahan santunan dan bantuan, serta program Retret Merah Putih bagi aparatur sipil negara (ASN) di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota selama tiga hari atau 72 jam. Program tersebut bertujuan membentuk karakter ASN yang beriman dan berintegritas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.