,

Bank Indonesia Perwakilan Bengkulu Gandeng Pemprov dan Mitra Sinergi Gelar Sarasehan Perekonomian untuk Perkuat Moneter dan Fiskal

oleh -28 Dilihat
Para narasumber dan Moderator dari ISEI Bengkulu saat membawakan materi

BENGKULU,infosumatera.com-Bank Indonesia Perwakilan Bengkulu bersama Pemerintah provinsi menggelar sarasehan Perekonomian.

Kegiatan itu guna membedah Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi Bengkulu (LPP) edisi bulan Mei. Turut di gelar kajian Fiskal Regional di Hotel Mercura Selasa 28 Juli 2026.

Agar greget, pihak DJPb Provinsi Bengkulu diwakili Kabid Anggaran II Ismail, S.ST.Ak, M. Com jadi Narasumber serta Pakar Ekonomi dari Jakarta Adlian Talo Putra.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu Wahyu Juwana Hidayat mengatakan perekonomian Bengkulu pada triwulan I Tahun 2026 tetap menunjukkan ketahanan yang baik.

Aktivitas ekonomi daerah kata dia tetap terjaga dengan dukungan konsumsi masyarakat yang kuat, peningkatan belanja pemerintah serta berlanjutnya aktivitas investasi pada berbagai sektor ekonomi.

‘’Pada periode laporan, ekonomi provinsi Bengkulu tumbuh sebesar 4,97 persen year on year sedikit melambat dibanding triwulan IV tahun2025 yang tumbuh 4,79 persen year on year, ungkap dia saat menjelaskan materi.

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tersebut terutama ditopang oleh konsumsi rumah tangga, konsumsi pemerintah dan pembentukan modal tetap bruto (PMTB).

Tetap terjaganya konsumsi dan mobilitas masyarakat pada momentum Bulan Ramadan dan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) idulfitri, disertai meningkatnya realisasi belanja pemerintah dan berlanjutnya pembangunan berbagai infrastruktur strategis, menjadi faktor utama yang menopang kinerja ekonomi Bengkulu pada periode laporan.

Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, R.A. Denni, menyampaikan bahwa perekonomian Provinsi Bengkulu pada Triwulan I Tahun 2026 masih menunjukkan kinerja yang cukup baik. Berdasarkan data yang dipaparkan, ekonomi Bengkulu tumbuh sebesar 4,72 persen (year on year/yoy).

“Pertumbuhan ekonomi Bengkulu masih berada pada jalur yang positif. Hal ini menunjukkan bahwa fondasi ekonomi daerah cukup kuat dan mampu bertahan menghadapi berbagai dinamika yang terjadi,” ujar Denni.

Pertumbuhan ekonomi tersebut didorong oleh konsumsi rumah tangga yang tetap stabil serta belanja pemerintah yang mampu menjaga perputaran ekonomi di daerah. Selain itu, investasi juga masih menunjukkan tren positif meskipun belum menjadi motor utama penggerak perekonomian Bengkul

Tema diusung adalah “Sinergi Moneter dan Fiskal: Memperkuat Stabilitas dan Optimisme Perekonomian Domestik guna Mendorong Intermediasi dan Investasi Berkualitas di Provinsi Bengkulu,”.

Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk membahas perkembangan ekonomi terkini sekaligus merumuskan langkah-langkah percepatan pembangunan ekonomi daerah di tengah tantangan ekonomi global dan nasional yang masih dinamis.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.