,

12 Truk Bantuan Polda Jateng Tiba di Labuan Bajo, Siap Disalurkan untuk Warga Terdampak Gempa NTT

oleh -13 Dilihat
Bantuan dari Polda jawa Tengah sudah tiba diangkut menggunakan Kapal Ferry, tiba di Labuan Bajo pukul 11. WITA 2malam 20 Agustus 2026

LABUAN BAJO, infosumatera.com— Kepedulian untuk membantu warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur terus berdatangan.

Sebanyak 12 truk bantuan kemanusiaan dari Polda Jawa Tengah dan Bhayangkari Daerah Jawa Tengah tiba di Labuan Bajo, Sabtu (22/8/2026).

Bantuan tersebut diberangkatkan dari Jawa Tengah pada 17 Agustus 2026 dan kemudian dikirim melalui jalur laut dari Tanjung Perak, Surabaya, pada 20 Agustus 2026 malam. Setelah menempuh perjalanan, bantuan tiba di Labuan Bajo sekitar pukul 11.00 WITA.

Dirreskrimum Polda Jawa Tengah Kombes Pol Muhammad Anwar mengatakan, bantuan yang dibawa merupakan berbagai kebutuhan yang diperlukan masyarakat di tengah kondisi pascagempa.

Logistik tersebut antara lain air mineral, susu bubuk, mi instan, popok, selimut, terpal, beras, minyak goreng, biskuit, gula, pakaian anak, pakaian dalam, abon, genset, sarung, roti, tikar hingga obat-obatan.

Bantuan ini selanjutnya akan diserahkan kepada Polda NTT untuk diteruskan kepada masyarakat terdampak di sejumlah wilayah.

“Rencana ini akan kita serahkan ke Polda NTT untuk selanjutnya diteruskan ke tujuh kabupaten atau tujuh titik,” ujar Kombes Pol Muhammad Anwar.

Namun, kepedulian Polri tidak berhenti pada bantuan logistik. Di tengah kebutuhan fisik para korban, perhatian juga diberikan terhadap kondisi psikologis masyarakat, khususnya anak-anak dan warga yang masih mengalami trauma akibat gempa.

Polda Jawa Tengah turut mengerahkan tiga tim trauma healing yang telah bekerja sejak beberapa hari sebelumnya. Selain itu, personel tenaga kesehatan juga disiapkan untuk memberikan pelayanan langsung di sejumlah lokasi terdampak.

Upaya tersebut rencananya terus dilakukan hingga awal pekan depan dengan menyasar sejumlah titik yang membutuhkan pendampingan.

Bagi Polri, bantuan ini bukan sekadar mengirimkan kebutuhan sehari-hari. Di balik setiap dus air mineral, selimut, makanan, hingga layanan kesehatan dan trauma healing, ada pesan bahwa masyarakat terdampak gempa tidak menghadapi masa sulit ini sendirian.

Polri bersama Bhayangkari terus hadir, bergerak, dan bergandengan tangan membantu masyarakat melewati masa pemulihan pascabencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.