,

Pemprov Bengkulu dihadiri sekda Gelar Takziah untuk Almarhum H. Nasirwan Thoha

oleh -14 Dilihat
Takziah malam ke-2 di kediaman almarhum H. Nasirwan Thoha

BENGKULU, infosumatera-Pemerintah Provinsi Bengkulu menunjukkan semangat peduli pada orang-orang  dicintai.

Pemprov menyelenggarakan  takziah malam kedua  wafatnya H. Nasirwan Thoha bin Muhammad Thoha, mantan Bupati Lebong sekaligus mantan Anggota DPR RI.

Takziah  dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum sekaligus ungkapan belasungkawa dan dukungan moril kepada keluarga  ditinggalkan.

Herwan Antoni menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya  tokoh yang pernah memberikan pengabdian bagi Provinsi Bengkulu. Herwan menyampaikan salam belasungkawa  Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dan Wakil Gubernur Mian.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Bengkulu, kami menyampaikan  berduka cita wafatnya BapakNasirwan Thoha, duka ini bukan hanya dirasakan keluarga, tetapi juga duka masyarakat Bengkulu. Kami  menyampaikan belasungkawa dari  Gubernur  dan Wakil Gubernur Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah Subḥānahu wa Ta’ala dan keluarga  ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” ujar Herwan Antoni.

Kkehadiran pemerintah di rumah duka bukan sekadar memenuhi agenda kelembagaan, melainkan  wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial pemerintah terhadap masyarakat.

Pemerintah senantiasa hadir dalam setiap situasi kehidupan masyarakat, baik ketika merasakan kebahagiaan maupun saat menghadapi kesedihan dan cobaan.

Herwan Antoni menjelaskan, penyelenggaraan takziah malam kedua ini merupakan salah satu bentuk implementasi program Bantu Rakyat yang dijalankan di bawah kepemimpinan Gubernur Helmi Hasan.

“Pemerintah harus selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, bukan hanya dalam suasana bahagia, tetapi juga ketika masyarakat sedang menghadapi kesedihan dan musibah. Kehadiran kami malam ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah kepada keluarga yang sedang berduka. Inilah salah satu wujud nyata program Bantu Rakyat yang digagas dan dijalankan oleh Bapak Gubernur Helmi Hasan,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, tausiah disampaikan oleh Ustaz H. Junaidi Hamsyah. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan bahwa kematian merupakan ketetapan Allah Subḥānahu wa Ta’ala yang pasti akan dihadapi setiap manusia. Karena itu, kepergian seseorang hendaknya diterima dengan keikhlasan, kesabaran, dan disertai doa terbaik bagi yang telah mendahului.

Ia mengajak keluarga, kerabat, dan seluruh masyarakat yang hadir untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan ampunan, rahmat, serta tempat terbaik di sisi Allah Subḥānahu wa Ta’ala.

Ustaz Junaidi Hamsyah juga menyoroti banyaknya masyarakat, kerabat, dan sahabat yang hadir di rumah duka. Menurutnya, hal tersebut menjadi gambaran bahwa semasa hidupnya almarhum memiliki hubungan sosial yang baik dan meninggalkan kesan positif bagi banyak orang.

“Ramainya bapak dan ibu yang hadir di rumah duka ini menunjukkan bahwa almarhum semasa hidupnya merupakan pribadi yang baik, pandai bergaul, dan memiliki hubungan yang baik dengan sesama. Ini menjadi bukti bahwa almarhum meninggalkan kenangan dan kesan positif bagi banyak orang,” ungkapnya.

Melalui kegiatan takziah ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap kehadiran pemerintah dapat memberikan penguatan moril bagi keluarga yang sedang berduka. Lebih dari itu, momentum ini menjadi pengingat pentingnya menjaga kebersamaan, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan kepedulian dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Pemerintah Provinsi Bengkulu turut mengajak s masyarakat mendoakan almarhum H. Nasirwan Thoha agar s amal ibadahnya diterima,  khilaf dan dosanya diampuni, serta mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah Subḥānahu wa Ta’ala. Semoga keluarga  ditinggalkan  diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan  menghadapi cobaan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.