,

Potensi Ekspor Melimpah Bengkulu Masuk Radar Kerjasama Ekonomi Belarus

oleh -480 Dilihat
Dubes Republik Belarus untuk Indonesia Raman Ramanouski mengunjungi Bengkulu saat event BRIEF guna melihat dan menjajaki kerjasama ekonomi dengan Provinsi Bengkulu

BENGKULU, infosumatera.com-Sisi menarik terungkap saat agenda Bengkulu Regional Investment Economic Forum (BRIEF) gelaran Bank Indonesia Perwakilan Bengkulu di Hotel Mercure Senin 12 Oktober 2026.

Event mendapat dukungan penuh dari Pemprov serta Pemkot/Pemkab se-Provinsi Bengkulu tersebut banyak dihadiri para Duta Besar negara Sahabat. Salah satunya adalah Duta Besar  Republik Belarus untuk Indonesia, Raman Ramanouski.

Kepala Media Raman Ramaouski mengatakan dirinya  melihat peluang besar untuk memperkuat kerja sama perdagangan dan ekonomi antara Belarus dan Provinsi Bengkulu.

Sejumlah komoditas unggulan daerah, seperti kopi, minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO), serta karet, dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan dalam hubungan perdagangan kedua pihak.

Menurut Raman, Belarus dan Bengkulu memiliki karakteristik ekonomi yang saling melengkapi. Perbedaan potensi produksi dan sumber daya di kedua wilayah dapat menjadi landasan untuk membangun kemitraan perdagangan yang saling menguntungkan.

Ia menjelaskan, Bengkulu memiliki sejumlah komoditas yang dibutuhkan pasar internasional, sementara Belarus mempunyai produk industri dan pertanian yang berpotensi mendukung pengembangan sektor ekonomi di Indonesia.

“Ekonomi kami saling melengkapi. Belarus memiliki produk yang tidak dihasilkan di Bengkulu, begitu pula Bengkulu mempunyai komoditas yang tidak kami produksi di Belarus. Contohnya kopi, CPO, dan karet. Ini menunjukkan adanya banyak peluang kerja sama yang dapat dikembangkan,” ujar Raman.

Selain membuka peluang perdagangan komoditas, Belarus juga memiliki produk industri yang dapat mendukung berbagai sektor usaha di Indonesia.

Raman menyebut Belarus memproduksi truk tambang berukuran besar, ban kendaraan, termasuk untuk truk, serta pupuk kalium atau potasium yang digunakan dalam kegiatan pertanian.

Produk-produk tersebut dinilai berpotensi menjadi bagian dari kerja sama ekonomi bilateral, terutama dalam mendukung sektor industri, transportasi, pertambangan, dan perkebunan.

Pupuk kalium, misalnya, merupakan salah satu jenis pupuk yang digunakan dalam budidaya tanaman, termasuk kelapa sawit. Peluang ini membuka ruang penjajakan kerja sama yang dapat menghubungkan kebutuhan sektor perkebunan di Bengkulu dengan kemampuan produksi industri Belarus.

Jajaki Iklim Investasi Bengkulu

Terkait peluang investasi di Indonesia, khususnya Bengkulu, Raman mengatakan dirinya masih berada pada tahap awal untuk mengenal kondisi daerah dan mempelajari potensi yang tersedia.

Ia mengaku baru pertama kali berkunjung ke Bengkulu. Karena itu, dirinya belum ingin menyampaikan penilaian secara menyeluruh mengenai iklim investasi maupun tantangan yang mungkin dihadapi investor.

“Kunjungan ini merupakan pengalaman pertama saya di Bengkulu. Saya datang untuk melihat langsung bagaimana iklim investasi di sini dan mempelajari peluang yang tersedia. Jadi, masih terlalu dini bagi saya untuk menyampaikan penilaian,” katanya.

Meski demikian, Raman menyampaikan ketertarikannya untuk mengenal lebih jauh potensi ekonomi, kekayaan sejarah, serta keindahan alam Bengkulu.

Selama kunjungan, ia telah menyempatkan diri mendatangi sejumlah lokasi bersejarah dan mengunjungi kawasan pantai. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari upayanya memahami karakteristik dan potensi daerah yang dapat dikembangkan melalui kerja sama internasional.

Ia juga mengungkapkan telah melakukan pembicaraan dengan Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu mengenai prospek hubungan ekonomi antara Belarus dan Bengkulu.

Pertemuan tersebut menjadi salah satu langkah awal untuk menjajaki peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan melalui komunikasi dan upaya bersama.

Raman optimistis, sinergi antara kedua pihak berpeluang menghasilkan manfaat ekonomi apabila didukung komitmen dan langkah konkret dari masing-masing pihak.

“Saya ingin mengetahui lebih banyak tentang provinsi yang indah ini. Saya juga telah berdiskusi dengan Sekretaris Daerah mengenai prospek kerja sama ekonomi antara negara kami. Saya yakin, melalui upaya bersama, kita dapat mencapai banyak hal dalam meningkatkan kerja sama perdagangan dan ekonomi,” tuturnya.

BRIEF 2026 Buka Peluang Kemitraan Internasional

Kehadiran Duta Besar Belarus dalam BRIEF 2026 menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi ekonomi Bengkulu kepada mitra internasional.

Forum bisnis dan investasi tersebut menyediakan ruang pertemuan bagi para pemangku kepentingan untuk menjajaki peluang perdagangan, investasi, serta kemitraan lintas sektor.

Bagi Bengkulu, peluang kerja sama dengan Belarus tidak hanya berkaitan dengan pemasaran komoditas unggulan, tetapi juga dapat mencakup akses terhadap produk industri, teknologi pendukung, dan kebutuhan sektor produktif.

Meski demikian, realisasi kerja sama tersebut masih memerlukan pembahasan lebih lanjut, termasuk pemetaan kebutuhan pasar, kesesuaian produk, mekanisme perdagangan, serta peluang investasi yang dapat dijalankan secara konkret.

Penjajakan yang dilakukan melalui BRIEF 2026 diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun hubungan ekonomi yang lebih erat antara Bengkulu dan Belarus, sekaligus membuka peluang bagi produk unggulan daerah untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.