,

Teror Oknum Pokdarwis Pantai Zakat Berlanjut, Pedagang Dipaksa Hapus Video

oleh -15 Dilihat
Ernadi

BENGKULU, infosumatera.com – Aksi oknum Ketua Pokdarwis Pantai Zakat berinisial AU kian menjadi-jadi.

Setelah terseret dugaan perampasan ponsel wartawati, kini ia kembali diduga melakukan intimidasi terhadap pedagang kecil, menunjukkan pola tindakan yang berulang dan semakin berani.

Ernadi, pedagang keliling mainan, mengungkap dirinya dipalak iuran Rp50 ribu pada Minggu (29/3/2026). Namun, persoalan tidak berhenti pada pungutan.

Ia mengaku dipaksa menghapus video bukti perampasan ponsel, dengan ancaman dilarang berjualan jika tidak menuruti perintah tersebut.

“Saya disuruh datang kesini untuk minta hapus video itu. Kalau tidak, saya tidak boleh jualan lagi,” ujar Ernadi saat mendatangi Kantor Redaksi, Rabu (1/4/2026).

Lebih memprihatinkan, tekanan terhadap Ernadi tidak hanya datang dari satu orang.

Sejumlah pedagang yang tergabung dalam Pokdarwis disebut ikut melakukan intimidasi, memperkuat dugaan adanya praktik terorganisasi untuk membungkam dan menguasai ruang usaha di kawasan Pantai Zakat.

Situasi ini bukan lagi sekadar persoalan iuran liar, melainkan sudah mengarah pada tindakan pemaksaan dan ancaman terhadap sumber penghidupan masyarakat kecil.

Jika dibiarkan, praktik semacam ini berpotensi menciptakan ketakutan sistematis, tidak hanya bagi pedagang, tetapi juga bagi jurnalis yang menjalankan tugas peliputan.

Aparat penegak hukum didesak tidak lagi bersikap lunak. Tindakan tegas harus segera diambil untuk menghentikan rangkaian intimidasi ini, sekaligus memastikan kawasan wisata tidak dikuasai oleh oknum yang bertindak sewenang-wenang dan melanggar hukum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.