Oleh Iksan Agus Abraham, SH
BENGKULU, infosumatera.com-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bengkulu, akan menyelenggarakan hajatan besar. Nama hajatan itu ialah Konferensi Provinsi (KONFERPROV) tanggal 18 Juli mendatang.
Di antara agendanya memilih ketua PWI Provinsi baru masa bakti 2026-2031. Panitia menerima sedikitnya 5 berkas pendaftaran calon ketua. Mereka merupakan wartawan dan memenuhi persyaratan menjadi ketua.
Banyaknya pendaftar membuktikan, antusiasme wartawan untuk menghidupkan dan membesarkan PWI cukup tinggi. Sebagai sebuah Organasasi profesi, membuktikan PWI tidak kehilangan kader. Persatuan Wartawan Indonesia masih mendapat tempat bagi insan pemburu berita menyatukan kekuatan demi tegaknya panji-panji Organisasi.
Slogan bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh terdengar pas bagi Organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Sebagai sebuah organisasi Persatuan, diperoleh dari figur ketua melalui pemilihan secara demokratis.
Dalam struktur organisasi ketua dibantu oleh seorang Sekretaris Jenderal serta beberapa orang Wakil, mencerminkan pola kepemimpinan kolektif kolegial kuat. Kebersamaan menjadi kunci dalam organisasi PWI. Ibarat satu tubuh maka bagian satu dengan lainnya saling menopang, memberikan kontribusi untuk organisasi
Panitia sudah menerima Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk memberikan hak suara mereka kepada para calon. Dari meja panitia diperoleh setidaknya ada 129 wartawan masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT)
DPT itu ditetapkan oleh PWI Pusat di Jakarta dan berisikan wartawan-wartawan dan telah memenuhi syarat-syarat sebagai pemilih. Di luar DPT terdapat puluhan atau ratusan wartawan lain. Mereka ini statusnya sebagai peninjau dan tidak memiliki hak suara. Wartawan Peninjau digolongkan sebagai wartawan muda alias wartawan yang belum terdaftar sebagai anggota di PWI Pusat.
Banyaknya calon, dapat memberikan kesempatan kepada para pemilih agar untuk mempelajari rekam jejak mereka selama menjadi wartawan. Pemilih berkesempatan untuk menimbang-nimbang siapa yang akan mereka pilih. Untuk suksesnya Konferprov Panitia juga sudah membuat Tata Tertib (Tatib) atau tata cara dalam pemilihan nanti, dengan sejumlah aturan-aturan telah disusun.
Panitia tampak siap untuk mensukseskan agenda besar wartawan sekali dalam lima tahun itu, terbukti tahapan demi tahapan sudah berhasil dilalui. Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam hal ini Gubernur Bengkulu Helmi Hasan sudah pula memberikan dukungan dan restu agar Konferprov berjalan lancar.
Kita tunggu bersama , siapa nanti yang bakal keluar dan terpilih menjadi orang nomor satu di Organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bengkulu .
Setiap zaman ada orangnya, setiap zaman beda tantangan dan masalahnya . Ke depan PWI akan datang memiliki tantangan lebih berat serta kompleks dibanding pengurus sebelumnya.
Mengapa demikian jawabannya ditengah era Teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) menuntut Ketua dan Pengurus PWI mendatang, bekerja keras, berfikir kritis dan cerdas membesarkan organisasi dan mensejahterakan anggotanya. Meningkatkan komunikasi dan sinergi bersama pemangku kebijakan sebagai tanggungjawab membangun Bangsa dan Daerah sebagai bentuk dari pertanggungjawaban moral dimana Organisasi itu berada.
Tanggungjawab lainnya ialah meningkatkan kapasitas serta kualitas wartawan dibawah organisasi PWI, menumbuhkan kesadaran hukum, menegakkan profesionalisme dalam bekerja ditengah persaingan dan bisnis media yang semakin menjamur.
Kesadaran hukum sangat penting, agar tercapai kepentingan bersama antara media, pekerja media (wartawan) serta masyarakat secara umum, sehingga ketertiban sosial dalam dicapai.
Akhirnya selamat melaksanakan Konferprov kepada semua wartawan di Provinsi Bengkulu , Semoga Allah SWT meridhoi semua usaha kita. Aamiin yaa Robbal aalamin.
Penulis adalah Kepala Seksi Advokasi Hukum dan Pembelaan Wartawan PWI Provinsi Bengkulu periode 2021-2026










