BENGKULU, infosumatera.com- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu memastikan hingga Juli 2026 angka inflasi di Bengkulu masih cukup terjaga.
Berdasarkan catatan BPS Provinsi Bengkulu besaran inflasi (year to date) telah menembus angka 2,01 persen, sedang waktu masih menyisakan sekita5 bulan lagi menutup tahun 2026.
Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Bengkulu Reni Puspasari menegaskan, inflasi baik selama setahun itu adalah 2,5 plus minus satu. Jika menggunakan patokan ini , rata-rata inflasi 5 bulan ke depan harus berada di angka 0,3 persen.
‘’Sehingga kita memerlukan strategi agar inflasi bulan-bulan berikutnya, angka inflasi tetap terjaga dan terkendali, ‘ujarnya saat memimpin rilis bulan BPS Senin 3 Agustus 2026.
Menurut dia, perlu mewaspadai adanya moment – momen besar di beberapa bulan ke depan, untuk mengendalikan laju inflasi.
Ditambahkan Reni Puspa sari khusus pada bulan Juli 2026 (month to month) angka inflasi di Bengkulu mencapai 0,23 persen, sedangkan inflasi year on year di bulan Juli sudah sebesar 3,78 persen.
Inflasi year-on year di Provinsi Bengkulu terjadi karena adanya kenaikan indeks harga yang ditunjukkan oleh meningkatnya indeks harga pada seluruh kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 5,01 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,79 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,75 persen;
kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 2,73 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,22 persen; kelompok transportasi sebesar 5,11 persen; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,98 persen;
kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 3,78 persen; kelompok pendidikan sebesar 1,22 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 4,03 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 8,45 persen.









