,

BPS Catatkan Pengapalan Komoditas Ekspor Provinsi Bengkulu Periode Januari-Juni 2026 dari Pulau Baai Capai 97, 90 Persen

oleh -22 Dilihat
bPS Provinsi Bengkulu Foto : facebook

BENGKULU, infosumatera.com-Pelabuhan Pulau Baai tetap menjadi pilihan utama para eksportir Provinsi Bengkulu, untuk mengekspor komoditas ke luar negeri.

Hal tersebut bisa dilihat dari Catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu terkait prosentase pengapalan barang asal Pelabuhan.

Penggunaan  Pulau Baai sebagai asal muat barang, semakin dominan menunjukkan kepercayaan eksportir atas kinerja serta fasilitas, sarana dan prasarana Pelabuhan ini semakin meningkat.

Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Bengkulu Reni Puspasari mengatakan total ekspor Januari-Juni 2026  ke negara tujuan mencapai nilai 28,29 Juta  dollar amerika.

‘’sebesar 97,90 persen atau senilai 27,70 Juta dollar dikapalkan dari Pulau Baai sisanya baru pelabuhan-pelabuhan lain, ‘’ungkap dia kepada awak media infosumatera.com.

Pelabuhan lain yakni Pelabuhan Tanjung Priok senilai 0, 30 Juta Dollar Amerika atau 1,05 persen, Pelabuhan Boom Baru di Provinsi Sumatera Selatan senilai 0,18 Juta Dollar Amerika atau 0,64 persen dan Pelabuhan lainnya seperti Soekarno-Hatta dan Ngurah Rai Bali sebesar 0,08 juta dollar Amerika atau 0,28 persen..

Komoditas ekspor  kurun Januari-Juni tahun 2026 dominan adalah hasil Industri pengolahan, Hasil Pertambangan antara lain Batu Bara serta ekspor hasil perikanan, perhutanan dan pertanian.

Dari penelusuran Infosumatera.com, diketahui penyebab eksportir beralih menggunakan Dermaga Pulau Baai, dikarenakan pembenahan terus menerus Pihak Pelindo II sebagai pengelola Pulau Baai dan biaya ekspor menjadi lebih murah.

Bukan itu saja, ditengarai, jarak tempuh kapal menuju ke negara ekspor produk-produk Bengkulu baik di negara Asia maupun negara-negara Eropa lebih dekat dijangkau dari pelabuhan Pulau Baai. Hal ini membuat kebutuhan BBM menjadi lebih sedikit. Bahan Bakar Minyak menjadi energi utama penggerak kapal -kapal ekspor menuju negara tujuan.

Negara-negara tujuan ekspor Provinsi Bengkulu Januari-Juni 2026  diantaranya India, Pakistasn dan negara Asia Tenggara seperti Thailand.

Reni Puspa Sari menambahkan, terkait nilai ekspor Provinsi Bengkulu Januari-Juni tahun 2026 bila dibanding dengan periode sama ditahun lalu justru mengalami penurunan, hingga sebesar 47,46 persen.

Badan Pusat Statisik (BPS) Provinsi Bengkulu kata dia mencatat nilai ekspor Kurun Januari-Juni Tahun 2025 adalah sebesar 53,85 Juta Dollar Amerika.

Sedangkan Komoditas ekspor tahun 2025 masih tetap dominan adalah hasil pertambangan  , pertanian, perikanan, perhutanan dan juga isudtri pengolahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.