,

BI Bengkulu Sebut BLINC 3.0 sebagai Peluang Investasi Baru, Sekda Ajak Investor Garap Potensi

oleh -61 Dilihat
BLINC 3.0 Tahun 2026

BENGKULU, infosumatera.com-Bencoolen Investmen Challenge (BLINC) 3.0 tahun 2026 sukses digelar di Aula Merah PutihSenin 6 Juli 2026.

Kegiatan bertujuan mengajak calon investor untuk mulai menanamkan modal di Provinsi Bengkulu. Bengkulu dinilai memiliki Potensi besar di berbagai sektor.

Pemerintah Provinsi Bengkulu terus mendorong peningkatan investasi sebagai salah satu strategi mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah lewat ajang ini.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Muhamad Irfan Octama, berharap penyelenggaraan BLINC 3.0 mampu melahirkan peluang investasi baru yang berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menghasilkan berbagai peluang investasi yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Bengkulu. Dengan meningkatnya investasi, kemajuan pembangunan daerah juga akan semakin terasa manfaatnya bagi masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu (Sekdaprov) Herwan Antoni mengatakan Pemerintah Provinsi Bengkulu memandang investasi sebagai faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, serta menurunkan angka kemiskinan.

“Pemprov Bengkulu memandang investasi sebagai faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan menurunkan angka kemiskinan. Bengkulu memiliki potensi ekonomi yang besar di berbagai sektor, seperti perkebunan, pertanian, kelautan, hilirisasi sumber daya alam, pariwisata, serta ekonomi kreatif,” ujar Herwan.

Ia mengungkapkan, realisasi investasi di Provinsi Bengkulu pada triwulan I tahun 2026 telah mencapai sekitar 41 persen dari target investasi sebesar Rp5,7 triliun yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Sektor paling banyak diminati investor hingga triwulan I tahun 2026 meliputi sektor perkebunan, ekonomi kreatif, pariwisata, dan pertambangan.

“Minat investor cukup tinggi pada sejumlah sektor, di antaranya perkebunan, ekonomi kreatif, pariwisata, serta pertambangan yang memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.