,

Mutiara Jumat, Bedah Ayat Al-quran Surat Albaqarah 153, sebagai Pedoman Hidup

oleh -173 Dilihat
Iksan Agus Abraham

Oleh Iksan Agus Abraham, SH

Pembaca budiman. Saat ini kita berada di Minggu ke-4 Hari jumat 25 September 2026. Bertepatan dengan tanggal 13 Rabiul Akhir 1448H. Mari kita perbanyak beristigfar dan bersalawat buat Baginda Nabi Muhammad SAW.

Semoga dengan istigfar yang kita baca terus menerus dapat mengugurkan dan menghapus dosa-dosa kita. Sementara Salawat semakin mendekatkan cinta kita kepada sosok Manusia Agung Rasulullah SAW.

Pembaca yang dirahmati Allah SWT,  dalam Alquran Surat Al-Baqarah ayat  153 Allah SWT berfirman :

“Ya ayyuhallazina amanusta’inubis sabri was-salah, innallaha ma’as sabirin” Arti ayat ini adalah Wahai orang-orang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar  dan salat, Sungguh Allah beserta orang-orang yang sabar.

Makna dari ayat ini sangatlah agung sekali, tak akan cukup dengan kata-kata serta kemampuan Ilmu terbatas untuk  menguraikannya. Meski begitu ada empat hal Pokok yang dapat kita ringkas berdasarkan ayat tersebut.

keempat hal tersebut adalah, Mohon pertolongan hanya Kepada Allah, kerjakan salat, bersabarlah dan penegasan bahwa Allah bersama orang-orang yang sabar.

Melalui ayat ini kita diperintahkan hanya memohon pertolongan kepada Allah tidak kepada yang lain.

Cara memohon pertolongan itu sebenarnya sangat mudah bila kita yakin bahwa pertolongan Allah itu benar-benar ada nyata. Caranya tidak lain dan tidak dengan melaksanakan salat baik salat Fardu lima waktu sehari semalam ditambah dengan salat – salat sunnah.

Meski begitu sangatlah banyak orang-orang yang mengaku beragama islam tapi meninggalkannya. Salat merupakan bentuk penghambaan kita kepada Allah SWT. Salat juga dapat mencegah seorang dari berbuat keji dan mungkar.

Terkait ibadah salat ulama membaginya kepada dua jenis yakni salat Fardu atau wajib dan Salat sunnah. Salat Fardu atau wajib bila dikerjakan mendapatkan Pahala dan bila ditinggalkan mendapat dosa yakni meninggalkan salat.

Salat sunnah bila kita kerjakan akan mendapat Pahala namun bila ditinggalkan tidak mengapa, alias tidak berdosa. Para ulama memberikan penjelasan di antara manfaat dari mengerjakan salat-salat sunnah adalah sebagai pelengkap atau penyempurna dari salat wajib yang kita kerjakan.

Mungkin salat wajib kita masih sangat jauh dari kata sempurna, tidak kusuk, masih sering berfikir tentang dunia saat oleh. Oleh karenanya salat -salat sunah sesuai petunjuk Baginda Nabi Muhammad SAW menjadi penyempurnanya.

kemudian cara yang berikutnya adalah dengan mempraktikkan sabar, sabar dalam semua hal. Hidup di dunia memang tempatnya cobaan dan ujian, Allah menjanjikan bahwasanya Dia sang pemilik jiwa akan selalu bersama orang yang sabar.

Dapatlah kita bayangkan bila Allah SWT telah bersama kita karena kesabaran kita, tentu kegembiraan luar biasa akan kita rasakan. Contoh singkat saat kita bersedih karena kekurangan harta, kemudian ada orang yang sangat kaya raya bersedia menemani dan membantu kita. Apakah kita tidak Gembira?. Apalagi ini Allah SWT yang menegaskan langsung bahwa Dia akan bersama kita memberikan pertolongannnya untuk kita ?

Sering orang mengira sabar ini, ringan di ucapkan tapi berat untuk dilaksanakan, walau sebenarnya sabar itu memang sebentuk pertahanan yang Allah ciptakan untuk setiap orang beriman agar sukses dan mulus dalam menjalani kehidupan dunia yang fana ini. Kesabaran itu bisa kita latih, dan bentuknya juga dapat bermacam. Misal diantara sabar yakni menahan marah. Meski saat itu kita sedang marah tapi kita bersabar, sehingga bahaya -bahaya lain yang mungkin bisa datang bisa dihindari.

Akhirnya mari kita senantiasa berdoa kepada Allah untuk  dapat terus istiqamah mendirikan salat, bersabar dan hanya bergantung kepada Dia, tidak kepada yang lain. Wallahu a’lam Bishowab

Penulis Pengurus Masjid Al-Hadi RT 023 Kelurahan Bentiring Permai Kota Bengkulu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.