Catatan Ringan
Iksan Agus Abraham, SH
BENGKULU, infosumatera.com- Apa yang terlintas Ketika anda mendengar nama Jagung. Kemungkinannya sangat beragam sekali.
Tapi jelasnya Jagung sangat nikmat dikonsumsi. Bisa direbus atau dipanggang. Juga bisa diolah menjadikan panganan yang nikmat rasanya dan bergizi tinggi.
Para ahli menjelaskan Jagung bisa disebut sebagai buah karena mengandung gula sederhana dan bisa diekstrak menjadi sirup.
Jagung juga bisa disebut biji-bijian karena dapat digiling menjadi tepung dan dan bisa dijadikan bahan dasar makanan.
Di beberapa tempat jagung diolah menjadi salad serta diberbagai daerah dimasukkan sebagai sayuran misalnya sayur bening.
Jagung kaya karbohidrat, serat, vitamin dan mineral. Jagung rendah lemak dan protein.
Hampir seluruh wilayah daratan Indonesia yang memiliki luas 1.916.906,77 kilometer persegi cocok sekali untuk ditanami jagung.
Hal itu dikarenakan Indonesia memiliki tanah yang subur serta iklimnya mendukung untuk penanaman kebun jagung.
Bukan saja untuk manusia, hewan peliharaan seperti ayam, marmut, kucing, burung perkutut, hamster juga menyukai jagung. Ayam dan hewan-hewan itu saat diberi jagung pertumbuhan berat badannya meningkat pesat.
Jagung merupakan tanaman yang mudah merawatnya. Bahkan dalam kondisi cuaca yang cukup ekstrim misalnya panas maupun hujan jagung masih bisa tumbuh baik.
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2024 luas panen jagung pipilan mencapai 2,55 juta hektar. Produksi Jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen sebanyak 15,14 juta ton.
Mengutip dari TEMPO, online lima besar Provinsi Penghasil Jagung di Indonesia masing-masing Adalah Pertama Jawa Timur dengan produksi Jagung mencapai 5,37 juta ton dengan luas lahan mencapai 1,19 juta Hektar. Kedua Jawa Tengah Produksi jagung di Jateng mencapai 3,467 juta dengan luas lahan mencapai 5 ratus hektar. Dua kabupaten penyumbang jagung terbesar di Jateng adalah Grobogan dan Blora.
Ketiga Lampung, Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Lampung mencatat jumlah produksi jagung mencapai 3,145 juta dengan luas lahan mencapai 4 ratus hektar.
Keempat Sumatera Utara Lima daerah di Sumatera Utara yang menjadi produsen jagung adalah Kabupaten Karo, Simalungun, Langkat, Dairi dan Deli Serdang. Pada tahun 2022 saja, produksi jagung di Sumut diproyeksikan sebanyak 1,654 juta ton.
Kelima Sulawesi Selatan adalah salah satu sentra produksi jagung nasional. Beberapa kabupaten penghasil jagung terbesar di Sulsel diantaranya adalah kabupaten Gowa, Takalar, Bantaeng, Bulukumba, Bone, Janeponto, Wajo dan Pinrang.
luas lahan yang masih sangat tersedia, di Provinsi-provinsi lain di Indonesia yang kini jumlahnya mencapai 38 Provinsi dan bibit-bibit yang sangat banyak masih memungkinkan sekali guna meningkatkan produksi dan luas panen jagung
Peningkatan luas panen dan produksi jagung ke depan, dapat mendukung program Ketahanan Pangan yang kini sedang digelorakan oleh Pemerintah dibawah Presiden RI Prabowo Subianto.
Bahkan jika tidak ada kendala pada 27 September mendatang di Bengkulu akan menjadi tempat Peluncuran Tanam Jagung Nasional dan langsung di lakukan oleh Presiden tercinta Prabowo Subianto.
Oleh karenanya mari kita dukung program yang sangat baik ini, karena semakin memperkaya alternatif makanan pokok kita.
Penulis adalah :Kepala Seksi Advokasi dan Pembelaan Wartawan PWI Provinsi Bengkulu dan Advokat









