BENGKULU, infosumatera.com-Pemprov terus memperkuat peran anak sebagai generasi penerus bangsa melalui kegiatan Sosialisasi Forum Anak Provinsi Bengkulu Tahun 2026.
Kegiatan itu mengusung tema “Suara Anak Bumi Merah Putih Tolak Kekerasan Seksual dan Bijak Mengelola Keuangan di Era Digital”.
ini menjadi sarana edukasi dan penguatan kapasitas anak dalam menghadapi berbagai tantangan era digital.
Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, resmi membuka kegiatan.
Khairil Anwar menegaskan anak-anak merupakan aset bangsa. Harus dipersiapkan untuk menghadapi perubahan zaman yang semakin dinamis.
“Anak-anak adalah aset paling berharga yang kita miliki. Dunia terus berubah dengan sangat cepat sehingga tantangan dihadapi anak-anak saat ini semakin kompleks,penting untuk membangun budaya berani bersuara terhadap kekerasan seksual sekaligus jadi generasi cerdas memanfaatkan teknologi digital,” ujar Khairil.
Kemajuan teknologi memberikan banyak manfaat dan peluang bagi anak-anak untuk berkembang. Namun, di sisi lain, perkembangan tersebut juga menghadirkan berbagai resiko termasuk potensi kekerasan seksual di ruang digital serta penyalahgunaan teknologi.
Harapannya kegiatan ini mampu melahirkan generasi muda Bengkulu unggul secara intelektual, dan memiliki karakter, moral, integritas kuat.
“Kita ingin anak-anak Bengkulu tumbuh menjadi generasi cerdas dalam berpikir, kuat dalam moral, serta mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Provinsi Bengkulu, Gusti Miniarti, mengapresiasi semangat serta kepedulian Forum Anak Provinsi Bengkulu dalam mengangkat berbagai isu yang dekat dengan kehidupan generasi muda.
Hal tersebut menjadi bukti nyata bahwa anak-anak dan remaja di Provinsi Bengkulu memiliki kepedulian tinggi terhadap berbagai persoalan para generasi mereka.
“Anak-anak dan remaja di Provinsi Bengkulu memiliki kepedulian luar biasa, Kami melihat dedikasi, kerja keras, serta komitmen mereka untuk berkolaborasi bersama pemerintah mewujudkan lingkungan aman, nyaman, dan ramah anak,” ujarnya.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan banyak anak di Provinsi Bengkulu memahami pentingnya melindungi diri dari berbagai bentuk kekerasan seksual serta memiliki kemampuan mengelola keuangan secara bijak di era digital.
Anak-anak Bengkulu diharapkan tumbuh menjadi generasi tangguh, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan.









